Berikut fundamental news yang menjadi indikator penggerak harga kripto saat ini:
Buyback Obligasi AS Dorong Optimisme Bitcoin dan Emas
Departemen Keuangan AS akan menggandakan pembelian kembali obligasi jangka panjang menjadi setidaknya US$4 miliar per operasi, meski kebijakan ini bukan QE maupun yield curve control karena tidak menciptakan uang baru. Pasar melihat langkah tersebut sebagai sinyal kekhawatiran terhadap tingginya yield obligasi, yang ikut memperkuat minat terhadap aset keras seperti Bitcoin dan emas, dengan Bitcoin sempat melonjak lebih dari
23% dalam sepekan
- Bitcoin Dekati Golden Cross setelah Tembus SMA 200 Hari
Bitcoin menguat lebih dari 12% dalam sepekan dan bergerak di atas SMA 200 hari sekitar US$69.005, membawa pasar semakin dekat dengan pola golden cross ketika SMA 50 hari menembus SMA 200 hari. Pola serupa pada 2023, 2024, dan 2025 sebelumnya diikuti reli lanjutan, tetapi sinyal bullish ini belum sepenuhnya terkonfirmasi selama risiko harga kembali turun di bawah SMA 200 hari masih terbuka.
- Solana Pimpin Kripto di Tengah Tekanan Pasar Saham Asia
Solana memimpin penguatan pasar kripto dengan kenaikan sekitar
2% ke US$77, sementara Bitcoin bertahan di sekitar US$64.250 dan Ether naik sekitar 1% ke atas US$1.900. Ketahanan pasar kripto terjadi ketika saham teknologi Asia tertekan oleh kenaikan yield obligasi AS, sementara investor menantikan risalah The Fed dan arah kebijakan suku bunga pada September.
|